Kisah nyata!! Hijrah nya atlet skateboard profesional ke jalan Allah. Ini sebabnya!
Sang suami hobi minum minuman
keras, sang istri menganggap jilbab itu kampungan dan bikin gatal.
Kisah orang-orang yang tobat
selalu menarik diikuti. Bahkan layak menjadi inspirasi. Dari sekian banyak anak muda yang hijrah adalah Pevi
Permana Putra dan istrinya, Finna Agnesty. Pevi dan Finna menikah pada awal 2012. Pevi seorang atlet skateboard profesional, nomor satu di
Asia dan pernah menduduki peringkat 40 untuk tingkat kejuaraan dunia pada 2009.
Sedangkan sang istri berkarir di dunia hiburan dan properti.
Saat menikah, keduanya mengaku sangat jauh dari tuntunan
agama. Bahkan, kata Pevi, di masa itu dia sedang
parah-parahnya
kecanduan alkohol. Tiada hari tanpa khamr. "Pemanasannya saja bisa 15 botol. Dan itu setiap hari;' kata Pevi.
PINTU HIDAYAH
Meski cemas, sang istri mengaku tidak berani mengatur gaya hidup
suaminya. Karena mereka berdua merasa tidak berhak mengatur gaya hidup pribadi. Meski status
mereka suami-istri. Seiring berputarnya waktu, Finna mulai tergerak untuk melaksanakan shalat Iima waktu. Dia
juga kerap membaca alQur'an di rumah. Sedangkan hati Pevi masih belum tergerak
untuk taat. "Saat itu, kalau ada azan di teve, saya matiin;' kata
Pevi mengisahkan. Finna tidak berani menyuruh suaminya shalat, tapi dia selalu
mendoakan Pevi agar diberi hidayah.
Di saat yang sama, teman Pevi bernama Fani Krismandar atau
lnong, sudah aktif di pengajian. Setiap pekan dia juga selalu mengajak Pevi
untuk hadir di pengajian di Masjid Al-Lathiif, Bandung."Dua tahun Inong
mengajak saya ke pengajian. Saya enggak pernah hadir;• kata Pevi.
Lama-lama Pevi tergerak juga untuk shalat. Meski diakuinya, awalnya dia shalat karena perintah
istri. Lambat laun Pevi mulai menikmati
shalat, dan dia pun semangat hadir di pengajian bersama
Inong.
Kesadaran beragama Pevi mulai tumbuh. Dia resah melihat istrinya
yang belum mau memakai jilbab. "Dulu menurut saya jilbab itu kampungan dan membuat
gatal;' kata Finna. Namun, saat diajak ke pengajian Finna bersedia memakai jilbab. Melihat
Finna mau berjilbab, meskipun hanya saat di pengajian saja, membuat Pevi
semangat mencari pengajian di berbagai masjid di Bandung. Setiap hari dia mencari
acara kajian. "Supaya istri saya bisa berhijab tiap hari;' kata Pevi.
Setelah dua pekan non-stop kajian, akhirnya sang istri terbiasa dan
memutuskan untuk berhijab. Pevi kini juga aktif
mengajak
teman-temannya sesama pemain skateboard untuk
bertobat dan
memakmurkan masjid. Berkat perantara dakwah Pevi, 30 orang skaters Bandung kini juga
aktif di
majelis taklim The Shift. Kata Pevi, berdakwah
kepada
teman-temannya di masa jahiliyah bukan perkara mudah.
"Dahulu
saya paksa ikut mabuk mereka mau. Sekarang kalau
saya paksa ikut
ngaji jadi
berantem:'
Hingga saat ini Pevi masih berstatus atlet nasional skateboard.
Kini dia punya cita-cita baru. "Citacita saya jadi orang beriman.
Yang cirinya shalat di masjid berjamaah;'pungkas Pevi
Sekian,, mari sama2 kita doakan semoga pevi tetap dalam jalan
kebenaran dan semoga kita juga termasuk dalam manusia yang selalu bertakwa
sampai akhir hayat
Amiiin ya rabbal alamin


Comments
Post a Comment