Astaghfirullahal adzim!!!! Pezina, di Akhirat Dikeroyok Ular dan Kalajengking, mohon di share

ISLAM MEMBAGI DOSA MENJADI DUA MACAM MENURUT AL-QURAN DAN ASSUNNAH: DOSA-DOSA BESAR DAN DOSA-DOSA KECIL. DOSA-DOSA BESAR (AL-KABAA'IR), MENU RUT SEJUMLAH ULAMA MENCAPAI
70 JENIS. NAMUN, ADAJUGA YANG MENCATAT LEBIH.
ARTIKEL INI MENGURAIKAN APA-APA SAJA YANG
TERMASUK DOSA-DOSA BESAR AGAR KITA BISA

MENGHINDARINYA.

Perzinaan berdampak buruk.Bukan saja kepada pelakunya, tapi juga orang lain. Belum lama ini, kota Makassar digemparkan oleh kasus perzinaan istri seorang pengusaha dengan pengacara muda dari Jakarta. lronisnya, perselingkuhan tersebut dipergoki sang suami.Karena kejadian tersebut, si suami langsung menjatuhkan talak. Bukan hanya itu, ia juga melaporkan keduanya ke polisi dengan tuduhan tindak pidana perzinaan.

Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sulawesi Selatan,Jamil Misbah mengaku kecewa pada sipengacara.Sebagai orang praktisi hukum seharusnya ia tidak melanggar hukum dan menjunjung tinggi kode etik pengacara. Terlepas dari kasus tersebut, perzinaaan memang berdampak buruk bagi pelakunya dan lingkungan.

Orang lain yang tak berdosa pun ikut menanggung risikonya, terutama keluarga dan kerabatnya. Selain berdampak sosial, zina juga menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit yang mengerikan seperti AIDS, sifillis, dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui hubungan seksual.Penyakit tersebut tidak hanya menjangkiti pada pelakunya, tapi juga menular pada keturunannya. Karena itu, Islam memandang zina sebagai perbuatan yang sangat tercela, keji dan menjijikan. Dalam hal ini Allah SWT berfirman, "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu perbuatan yang keji.Dan suatu jalan yang buruk." (Al-lsra' [17]: 32).

Para ulama sepakat para pezina merupakan manusia yang berkepribadian buruk dan tidak punya rasa malu. Padahal malu sebagai perhiasan yang sangatindah, terutama bagi kaum perempuan.Dalam berbagai nash dijelaskan, orang yang melakukan zina hatinya menjadi gelap. la juga selalu dalam kemiskinan atau merasa miskin, sehingga tidak pernah merasa cukup dengan apa yang diterimanya. Dadanya menjadi sempit karena Allah SWT akan memberikan yang sebaliknya dari apa yang dia inginkan. Kehormatan dan martabatnya juga jatuh, baik di mata Allah SWT maupun manusia.

Perbuatan zina bisa menghilangkan harga diri pelakunya dan merusak masa depannya, sehingga membebani kehinaan yang berkepanjangan dan seluruh keluarganya. Rasa hina akan selalu melekat pada dirinya dan lebih membekas dari kekafiran. Orang kafir yang kemudian memeluk Islam, perbuatan buruk sebelumnya akan terhapus. Tetapi pelaku zina tidak akan bisa menghapuskan perasaan dosa, meski ia telah bertobat dan membersihkan diri. Akibat dari perbuatan zina akan lahir generasi yang tidak memiliki silsilah keluarga menurut hubungan darah (nasab). Mereka tidak memiliki status sosial yang jelas di mata masyarakat.

JANGAN BIARKAN PERZINAAN
Dalam hukum Islam, perzinaan termasuk pelanggaran berat dan dosa besar. Apabila pelakunya masih bujang atau gadis, hukumannya dicambuk seratus kali. Ini didasarkan pada Hadits Rasulullah SAW yang artinya, "Ambillah sunnah dariku (Nabi Muhammad}, ambillah sunnahku, sungguh Allah telah menjadikan jalan (taubat) bagi mereka (wanita}, yaitu perawan dan bujang yang berzina maka didera 100 kali dan diasingkan selama satu tahun, .. .. "  (Riwayat Muslim).Tapi jika pelakunya sudah muhshon (bersuami/beristri/ janda/ duda), harus di-rajam, yaitu ditanam setengah badan dan dilempari dengan batu hingga mati.

Suatu ketika ada seorang lelaki yang sudah masuk Islam datang kepada Rasulullah SAW dan mengakui dirinya telah berbuat zina. Nabi SAW berpaling darinya hingga lelaki tersebut mengaku sampai empat kali. Kemudian Nabi SAW bertanya, "Apakah engkau gila?'' la menjawab, "Tidak:' Kemudian beliau bertanya lagi, "Apakah engkau pernah menikah ?" la menjawab "Ya': Kemudian beliau memerintahkan agar lelaki tersebut di-rajam di lapangan. Ketika batu dilemparkan kepadanya, ia pun lari. la dikejar dan terus di-rajam hingga mati. Kemudian Nabi SAW mengatakan hal yang baik tentangnya dan menshalatinya. (Riwayat Bukhari).

baca juga masyaallah !!! anak umur 2 tahun bisa menghafal Al-quran 

Berdasar riwayat tersebut para ulama menjelaskan, zina merupakan perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam. Pelakunya dinilai telah menzalimi dirinya sendiri.Sebab dengan perbuatan tersebut, membuatnya kehilangan kewibawaan, umurnya pendek, menjadi fakir, dan di akhirat sengsara karena diazab oleh Allah SWT· Hal ini dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya,
"Hai orang-orang Islam, takutlah kamu sekalian kepada perbuatan zina, karena sesungguhnya akibat melakukan zina itu ada enam perkara, tiga perkara (akan diterima) di dunia, dan yang tiga perkara lagi (akan diterima) di akhirat. Adapun tiga perkara yang akan ia terima di dunia adalah hilang kewibawaannya, umurnya pendek dan fakir selamanya. Sedangkan tiga perkara yang akan ia terima di akhirat kelak adalah mendapat murka Allah, hisaban amal yang buruk, azab akhirat (neraka)." (Riwayat Baihaqi).

Adapun bentuk siksaan diakhirat sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah SAW di dalam neraka Jahanam terdapat jurang, namanya fubbul Hazan. Isinya ular dan kalajengking. Setiap kalajengking berukuran sebesar baghal (sejenis kuda), ia mempunyai tujuh puluh duri penyengat. Di dalam setiap duri penyengatnya mengandung racun.Tugasnya,menyengat orang yang melakukan perzinaan sambil menuangkan racun bisanya kedalam tubuh orang yang melakukan zina tersebut. Terus menerus dia merasakan sakit yang amat sangat akibat sengatan kalajengking itu, selama seribu tahun, sehingga dagingnya hancur dan dari lubang kemaluannya mengalir nanah yang sangat busuk:' (Dalam Hadits Zawajir 2/137).

Tidak diragukan lagi perbuatan zina juga merupakan salah satu dosa besar setelah syirik dan pembunuhan. Zina disandingkan dengan perbuatan syirik dan membunuh orang. Allah SWT berfriman, "Dan orang­orang yang tidak menyembah tuhan selain Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina. Barangsiapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya}, (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu,dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan amal saleh." (Al-Furqan [25]: 68-70).

Yang mengkhawatirkan, jika perzinaan sudah merajalela dimuka bumi ini, Allah SWT akan meratakan siksanya kepada semua manusia, termasuk yang tidak melakukannya. Ini dijelaskan oleh Rasulullah SAW "Tidak henti-hentinya umatku dalam keadaan baik, selama anak hasil perzinaan tidak merajalela di kalangan mereka. jika anak hasil zina sudah merajalela di kalangan mereka,Allah hampir-hampir saja meratakan siksa kepada mereka." (Riwayat Ahmad).

Penjelasan di atas kiranya dapat menjadi bahan renungan bersama untuk menjauhi dan mencegah terjadinya perzinaan di sekitar kita. Semoga Allah mengampuni kita dan menjauhkan kita dari api neraka jahannam naudzubillah mindzalik.

baca juga resep-al-quran

Comments

Popular posts from this blog