Wajib baca bagi yang ingin dicintai Allah SWT!! Cara Tepat Berbakti Kepada Ke-2 Orang Tua

Untuk menambah motivasi kita dalam Berbakti kepada orangtua, kita perlu meresapi tuntunan Islam tentang apa kedudukan orangtua dan bagaimana memperlakukan mereka, khususnya setelah keduanya mencapai usia lanjut.

Pertama, sudah menjadi sunnatullah bahwa orang­orang berusia lanjut akan kembali kepada kondisi awal penciptaannya. Usia lanjut adalah periode di mana manusia akan mengalami kemunduran fisik dan mental secara drastis setelah melewati puncaknya yaitu umur dewasa. Al­Qur' an menggambarkan bahwa orang yang dipanjangkan umurnya akan dikembalikan kepada kejadiannya yang semula.

Allah SWT berfirman:
''Dan barang siapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan ?" (Yasin [36]: 68)

Apa yang seharusnya dilakukan seorang Muslim  terhadap orang-orang yang mengalami penurunan dalam semua urusan dan akan kembali mencapai keadaan awal penciptaannya? Ternyata Islam telah mengaturnya sedemikian indah.

Rasulullah SAW bersabda, "Bukanlah termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi orang muda di antara kami, dan tidak memuliakan orang-orang yang tua di  antara kami. (Riwayat At-Tirmidzi dari Abdullah bin 'Amr)

Kedua, berbakti kepada orangtua adalah amal yang paling dicintai Allah SWT Ibnu Mas'ud RA pernah bertanya kepada Nabi SAW "Amal apa yang paling dicintai Allah?" Beliau menjawab, "Shalat tepat pada waktunya." Lalu ia bertanya lagi, "Setelah itu apa?" Beliau menjawab, "Birrul walidain (berbuat baik pada orangtua)." (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

Bahkan, sebagaimana disinggung dalam tulisan sebelumnya, memuLiakan kedua orangtua dan berbuat baik kepada keduanya akan menjadi sebab masuknya kita ke dalam surga.

Ketiga, birrul walidain menjadi sebab seseorang akan disayang anak-anaknya dan mendapat bakti mereka. Balasan bagi seseorang sesuai dengan jenis amalnya. Siapa yang berbakti kepada orangtua, maka anak-anaknya kelak akan berbakti kepadanya sebagai balasan atas baktinya tersebut.
Allah SWT berfirman:
"Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). (Ar-Rahman [55]: 60)

Nabi SAW bersabda, "Berbuat baiklah kepada orangtuamu, niscaya anak-anakmu akan berbuat baik kepadamu." (Riwayat Al-Thabrani, Al-Hakim, dan Abul Qasim dalam Fawaid-nya).

LANGKAH,LANGKAH BERBAKTI
Kita wajib menjadikan para orangtua, terutama yang sudah lanjut usia, sebagai ladang berbuat baik dan meraih surga Allah SWT Lalu bagaimana kita dapat meraih sukses dan bahagia dunia-akhirat pada saat kedua orangtua  masih ada di pangkuan kita? Berikut kiatnya:

1. Bersyukur kepada Allah SWT dan kedua orangtua.
Allah SWT berfirman:
''Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.
Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku-lah kembalimu." (Luqman [31]: 14)

2. Merendahkan diri, menyayangi, dan mendoakan kedua orangtua.
Allah SWT berfirman:
"Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah, "Wahai Tuhan-ku, kasihilah mereka berdua, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku pada waktu kecil." (Al­ Israa [17]: 24)


Adapun mendoakan kedua orangtua juga perbuatan yang amat mulia karena ini tradisi para nabi. Nabi Ibrahim AS dalam doanya mengucapkan: "Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu­bapakku, dan sekalian orang-orang mukmin pada hari  terjadinya hisab (hari kiamat). (Ibrahim [14]: 41)

3. BERwasiat untuk kedua orang tua
Allah SWT berfirman :
"Diwajibkan atas kamu, apabila (tanda-tanda) kematian telah menghampiri salah seorang di antara kamu dan ia meninggalkan harta, berwasiat untuk ibu­bapak dan karib kerabatnya secara makruj (Ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa." (Al-Baqarah [2]: 180)

4. Berinfaq kepada keduanya.
Anjuran berinfaq kepada kedua orangtua ditegaskan oleh Allah SWT dalam al-Qur'an surat al-Baqarah [2] ayat 215. Bahkan, dalam ayat tersebut, Allah SWT menomorsatukan orangtua setelah kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang yang sedang dalam perjalanan.

5. Mencari keridhaannya.
NabiSAW bersabda, "Keridhaan Allah tergantung kepada keridhaan orangtua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orangtua," (Riwayat Tirmidzi)


Begitu luar biasa Islam menempatkan kedudukan orangtua dan mengatur cara-cara berbakti kepadanya.Namun, Islam juga memberikan batasan dalam berbakti kepada orangtua.

Pertama, tidak mentaatinya dalam hal-hal yang bertentangan dengan syariat Allah SWT. terlebih jika keduanya memaksa untuk mempersekutukan Allah SWT dengan yang lain. Hal ini dijelaskan Allah SWT dalam  firman-Nya:
"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan ten tang itu, maka janganlahkamu mengikuti mereka ... " (Luqman [31]: 15)

Kedua, tetap menjaga hubungan baik, memuliakan,menyayangi, dan berbuat baik kepada kedua orangtua, meskipun keduanya kafir ataupun musyrik, selama keduanya tidak menunjukkan permusuhan dan penentangan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW· Ini juga ditegaskan oleh Allah SWT dalam firman-Nya:
"Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari Akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka ... ," (Al­Mujaadilah [58]: 22)

Ketiga, tidak mendoakan orangtua yang musyrik. Allah SWT berfirman:
"Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi
orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam." (At-Taubah [9]: 113).

Wallahu a'lam bish Shawab.

Itulah beberapa tips yang harus kita lakukan jika kita berniat memuliakan orang tua dan mendapat kemuliaan Allah SWT.. mohon di share !!

Comments

Popular posts from this blog